Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif perkembangan penelitian dan kebijakan publik dalam penanganan bencana Gunung Semeru, dengan fokus pada wilayah terdampak di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap aktivitas vulkanik, terutama setelah terjadinya erupsi besar Gunung Semeru pada tahun 2022 yang menimbulkan dampak signifikan, baik dari sisi korban jiwa, kerusakan infrastruktur, maupun gangguan sosial-ekonomi masyarakat.
Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami sejauh mana penelitian terdahulu dan kebijakan publik telah berkontribusi dalam mendukung upaya mitigasi, tanggap darurat, serta pemulihan pascabencana. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi tren, fokus kajian, serta kesenjangan dalam literatur ilmiah terkait penanganan bencana gunung berapi, sekaligus menganalisis produk kebijakan yang dihasilkan oleh berbagai pemangku kepentingan, baik aktor struktural seperti instansi pemerintah dan sektor swasta, maupun aktor non-struktural seperti kelompok masyarakat.
Metode yang digunakan adalah pendekatan eksploratif kualitatif dengan kombinasi studi literatur dan analisis bibliometrik menggunakan Biblioshiny pada R Studio untuk memvisualisasikan peta penelitian yang telah ada. Selain itu, data empiris diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam dengan teknik snowball sampling, serta dokumentasi aktivitas para pemangku kepentingan. Analisis dilanjutkan menggunakan pendekatan Soft System Methodology (SSM), termasuk penyusunan rich picture dan analisis CATWOE (Customers, Actors, Transformation, Worldview, Owner, Environmental) untuk memahami dinamika sistem dan relasi antar aktor.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai keterkaitan antara penelitian dan kebijakan dalam penanganan bencana Gunung Semeru, serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola kebencanaan yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berbasis bukti.
CPDS Admin