Model Integrasi Pengembangan Sistem Tata Kelola Air Siap Minum (HIPPAM) Kota Malang berbasis Kerangka Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan Berkelanjutan

Riset Tahun 2023
Cover-Proyek-Website-6-1280x720 Model Integrasi Pengembangan Sistem Tata Kelola Air Siap Minum (HIPPAM) Kota Malang berbasis Kerangka Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan Berkelanjutan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi sistem tata kelola air siap minum berbasis HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) di Kota Malang dengan mengacu pada kerangka sistem manajemen mutu dan lingkungan berkelanjutan. Ketersediaan akses air minum yang aman dan layak merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat sekaligus target penting dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks ini, pengelolaan air berbasis komunitas seperti HIPPAM memiliki peran strategis, namun masih menghadapi berbagai tantangan terkait kualitas layanan, keberlanjutan sistem, serta koordinasi antar pemangku kepentingan.

Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan collaborative governance regime sebagai dasar dalam membangun mekanisme pengelolaan yang berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang. Pendekatan ini menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, termasuk pemerintah daerah, pengelola HIPPAM, masyarakat, serta sektor pendukung lainnya, dalam menciptakan sistem tata kelola yang adaptif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, penelitian ini juga mengadopsi prinsip-prinsip sistem manajemen mutu dan lingkungan untuk memastikan bahwa pengelolaan air tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Sejalan dengan Rencana Induk Penelitian Universitas Brawijaya 2021–2025, khususnya pada bidang kebencanaan dan lingkungan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan keenam yaitu menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua. Secara khusus, penelitian ini juga diharapkan dapat mendukung Pemerintah Kota Malang dalam mencapai target akses universal air minum 100%.

Hasil penelitian ini diharapkan menghasilkan model integrasi tata kelola yang dapat diimplementasikan secara praktis, serta menjadi rujukan bagi pengembangan sistem pengelolaan air berbasis komunitas di daerah lain secara berkelanjutan.

Mitra:

1 Model Integrasi Pengembangan Sistem Tata Kelola Air Siap Minum (HIPPAM) Kota Malang berbasis Kerangka Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan Berkelanjutan