From Unconnected to Connected: Mengungkap Ketimpangan Infrastruktur dan Inklusi Digital dalam Pembangunan Wilayah Indonesia

Riset Tahun 2025
5-1280x720 From Unconnected to Connected: Mengungkap Ketimpangan Infrastruktur dan Inklusi Digital dalam Pembangunan Wilayah Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ketimpangan pembangunan wilayah di Indonesia melalui analisis keterhubungan infrastruktur fisik dan digital dengan pendekatan “Connected vs. Unconnected Areas.” Studi ini memetakan kondisi 38 provinsi di Indonesia untuk memahami sejauh mana akses terhadap infrastruktur jalan dan internet berkontribusi terhadap inklusi pembangunan. Dua indikator utama yang digunakan adalah Road Access Percentage (RAP) dan Internet Access Percentage (IAP), yang dihitung berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Melalui pendekatan analisis kuadran, penelitian ini mengklasifikasikan provinsi ke dalam empat kategori, yaitu Connected, Semi-Connected, Semi-Unconnected, dan Unconnected, dengan menggunakan ambang batas rata-rata nasional (RAP ≥73,20% dan IAP ≥94,44%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Pulau Jawa dan sebagian kawasan di Sumatera cenderung berada dalam kategori Connected, yang ditandai dengan tingkat akses infrastruktur fisik dan digital yang relatif tinggi. Sebaliknya, wilayah Indonesia Timur serta daerah terpencil masih didominasi kategori Unconnected, yang menunjukkan keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar.

Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi bahwa ketimpangan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geografis seperti kondisi kepulauan, pegunungan, dan keterisolasian wilayah, tetapi juga oleh disparitas investasi infrastruktur serta implementasi kebijakan yang belum merata antar daerah. Kondisi ini berdampak pada kesenjangan akses layanan publik, peluang ekonomi, serta kualitas hidup masyarakat.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pembangunan wilayah yang lebih inklusif dan berbasis data. Selain itu, penelitian ini juga menawarkan rekomendasi strategis untuk mempercepat pemerataan infrastruktur fisik dan digital guna mendorong konektivitas nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Mitra:

1 From Unconnected to Connected: Mengungkap Ketimpangan Infrastruktur dan Inklusi Digital dalam Pembangunan Wilayah Indonesia
TIARA From Unconnected to Connected: Mengungkap Ketimpangan Infrastruktur dan Inklusi Digital dalam Pembangunan Wilayah Indonesia