Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi dan model community engagement dalam membangun masyarakat tangguh bencana pada destinasi pariwisata prioritas Mandalika. Sebagai salah satu kawasan strategis nasional di sektor pariwisata, Mandalika memiliki potensi ekonomi yang besar, namun juga dihadapkan pada berbagai risiko bencana, baik alam maupun non-alam. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat sebagai aktor utama dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Pendekatan community engagement dalam penelitian ini menekankan pada keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam setiap tahapan pengelolaan risiko bencana, mulai dari identifikasi potensi risiko, perencanaan mitigasi, hingga implementasi strategi kesiapsiagaan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesadaran kolektif, meningkatkan kapasitas adaptif, serta memperkuat jejaring sosial yang mendukung ketahanan komunitas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka Soft System Methodology (SSM) untuk memahami kompleksitas permasalahan dan dinamika sosial yang terjadi di kawasan Mandalika. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi aktor-aktor kunci, menganalisis hubungan antar elemen sistem, serta merumuskan model konseptual yang relevan dan kontekstual.
Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengurangi kerentanan destinasi wisata terhadap bencana yang berpotensi mengganggu keberlanjutan industri pariwisata dan kesejahteraan masyarakat lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model community engagement yang efektif dan aplikatif dalam membangun masyarakat tangguh bencana. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan memberikan kontribusi teoritik dalam pengembangan studi kebencanaan berbasis komunitas, serta menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan mitigasi bencana yang partisipatif dan berkelanjutan di kawasan pariwisata prioritas.
CPDS Admin